Minggu , 28 Mei 2017 LPPM Nommensen dan Kemristekdikti Dorong Kesadaran Akan Paten | (19 Januari 2017) Nommensen Sosialisasikan UU Paten, Diseminiasi Paten, dan Drafting Paten | (19 Januari 2017) Sentra Kekayaan Intelektual Nommensen Sosialisasikan Kekayaan Intelektual di Pemko Gunungsitoli | (19 Januari 2017) jklsak kadsjfl | akjsdlfkasd akjsdflkajlsdkfjdklf (11 Mei 2017)
Kamis , 19 Januari 2017 | 15:20:41 Dilihat 63 Kali

Sentra  Kekayaan Intelektual Universitas HKBP Nommensen (SKN) melaksanakan Sosialisasi UU Paten, diseminasi  paten, dan drafting paten dalam sebuah seminar nasional dengan menghadirkan pembicara (narasumber) dari  Kementerian Hukum dan HAM RI. Para pembicara adalah Ir. Timbul Sinaga, M.Hum (Direktur Paten Pada Direktorat Kekayaan Intelektul Kemenkumham RI), Dadi Alansyah (Kasubdid Vaulasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kemristekdikti RI), dan Ir. Sahat Manihuruk (Pemeriksa Paten pada Direktorat Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI) dan Moderator Ir. Rosnawyta Simanjuntak, M. Si. Acara ini dilaksanakan di Ruang Dr. Justin, Selasa, (22/11/2016) dan diikuti oleh para mahassiwa, dosen, pemda, LSM, dan berbagai kaum profesional dari berbagai lintas profesi.  

 Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si sebagai Ketua LPPM UHN dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini adalah  upaya meningkatkan kesadaran semua pihak tentang kekayaan intelektual (KI) yang sangat penting dalam pembangunan bangsa. Prof. Moang mengatakan Kesadaran masyarakat akan Kekayaan Intelektual (KI) masih rendah. Tentu seminar  ini sangat menginspirasi kita semua dan  menyadarkan semua pihak betapa KI ini sangatlah penting untuk mendorong masyarakat berinovasi tegas Guru besar FISIPOL Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si

Sementara Milton Pakpakah SH Staf Khusus Menkumham RI  mengatakan bahwa saat ini  inovasi dan kreativitas masyarakat sudah saatnya dilindungi oleh UU menjadi kekayaan intelektual. Dengan demikian akan ada proteksi legal oleh UU. Ini sangat penting karena akan memicu masyarakat untuk berinovasi dan berkreasi sehingga inovasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, dan juga pembangunan bangsa.

Pembicara Ir. Timbul Sinaga, M.HU dalam paparannya mengatakan komitmen pemerintah melindungi Kekayaan Intelektual  melalui UU, yaitu UU Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Paten sudah sangat bagus. Tujuan daripada UU ini adalah mendorong kesadaran hak kekayaan intelekltual, melindungi hak Kekayaan Intelektual, menciptakan daya saing bangsa, mendorong inovasi masyarakat kita. Dengan UU ini maka ada upaya mendorong kesadaran masyarakat akan Paten makin bagus. Bagaimana prosedural pengurusan Paten, perlindungan Paten, semuanya ada di atur dalam UU Nomor 13 Tahun 2016 ini, tegas Ir. Timbul Sinaga, M.Hum.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Dady Alansyah dan Ir. Sahat Manihuruk, bahwa Paten merupakan sesuatu yang sangat penting dan telah dilindungi oleh UU Nomor 13 Tahun 206. Dengan demikian, bagaimana proses, informasi, dan proteksi Paten bisa berjalan dengan baik di negara kita. Selama ini akses informasi mengenai paten itu sangat sulit. Maka perlu sosialisasi  lebih dalam lagi. Dengan demikian, Hak Atas Kekayaan Inteleklual benar –benar bisa memajukan daya saing bangsa yang sangat kita harapkan. Dengan adanya acara –acara seperti ini, diharapkan mengingtkan kedasaran kita semua tentang pentingnya Paten, tegas kedua pembicara ini.


Diberitakan oleh
Parulian Sirait
Pengelola Pusat Kekayaan Intelektual HKBP Nommensen