Hak Cipta

Apakah Hak Cipta itu?

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apakah Hak Terkait Itu?

Hak Terkait adalah hak yang berkaitan dengan Hak Cipta yang merupakan hak ekslusif bagi pelaku pertunjukan, produser fonogram, atau lembaga penyiaran.

Apa Saja Ciptaan yang dilindungi?

Ciptaan yang dilindungi mencakup,

  1. Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;

  2. Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;

  3. Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;

  4. Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;

  5. Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;

  6. Seni serupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;

  7. Arsitektur;

  8. Peta;

  9. Seni batik;

  10. Fotografi;

  11. Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya lain dari hasil pengalih wujudan.

Bagaimana cara mengajukan Permohonan Pendaftaran Ciptaan?

  1. Mengisi formulir pendaftaran ciptaan yang telah disediakan dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap tiga lembar pertama dari formulir tersebut  ditandatangani di atas materai Rp.6.000,00;

  2. Surat permohonan pendaftaran ciptaan mencantumkan,

  1. nama, kewarganegaraan dan alamat pencipta;

  2. nama, kewarganegaraan dan alamat pemegang Hak Cipta; nama kewarganegaraan dan alamat kuasa; jenis dan judul ciptaan;

  3. tanggal dan tempat ciptaan diumumkan untuk pertama kali;

  4. urutan ciptaan (rangkap 3);

  1. Surat  permohonan pendaftaran ciptaan hanya dapat diajukan untuk satu ciptaan;

  2. Melampirkan bukti kewarganegaraan pencipta dan pemegang Hak Cipta berupa fotokopi KTP atau paspor.

  3. Apabila permohonan badan hukum, maka pada surat permohonanya harus dilampirkan turunan resmi akta pendirian badan hukum tersebut;

  4. Melampirkan surat kuasa, bilamana permohonan tersebut diajukan oleh seorang kuasa, beserta bukti kewarganegaraan kuasa tersebut;

  5. Apabila permohonan tidak bertempat tinggal di dalam wilayah RI, maka untuk keperluan permohonan pendaftaran ciptaan ia harus memiliki tempat tinggal dan menunjuk seorang kuasa di dalam wilayah RI;

  6. Apabila permohonan pendaftaran ciptaan diajukan atas nama lebih dari seorang dan atau suatu badan hukum, maka nama-nama pemohon harus ditulis semuanya, dengan menetapkan satu alamat pemohon;

  7. Apabila ciptaan tersebut telah dipindahkan, agar melampirkan bukti pemindahan hak;

  8. Melampirkan contoh ciptaan yang dimohonkan pendaftarannya atau penggantinya.  

Berapa biaya Permohonan Pendaftaran Ciptaan?

Biaya permohonan pendaftaran ciptaan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No 45 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM sebagai berikut,


Bagaimana pelanggaran Hak Cipta terjadi?

Pelanggaran Hak Cipta terjadi apabila suatu perbuatan melanggar hak yang semata-mata diperuntukan bagi pencipta atau pemegang Hak Cipta sehingga tidak ada pihak lain yang boleh memanfaatkan hal tersebut tanpa seizin pencipta atau pemegang Hak Ciptanya.

Bagaimana prosedur Permohonan Pendaftaran Ciptaan?

Prosedur permohonan pendaftaran Hak Cipta menurut UU Hak Cipta No 28 tahun 2014 sebagai berikutberikut,