Paten

Apakah paten itu?

Paten adalah hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.

Apakah Invensi Itu?

Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau peroses atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Invensi bagaimakakah yang dapat dipatenkan?

Invensi dapat di patenkan jika invensi tersebut,

  1. Baru. Jika pada saat pengajuan permohonan Paten invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang diungkapkan sebelumnya;

  2. Mengandung langkah inventif. Jika invensi tersebut merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya bagi seseorang yang mempunyai keahlian tertentu di bidang teknik;

  3. Dapat diterapkan dalam industri. Jika invensi tersebut dapat di produksi atau dapat digunakan dalam berbagai jenis industri.


Berapa lama Paten Berlaku?

  1. Paten diberikan untuk jangka waktu selama 20 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten.

  2. Paten sederhana diberikan untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten Sedehana.

Bagaimana cara mengajarkan permohonan Paten?

  1. Mengajukan permohonan ke kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara tertulis dalam Bahasa Indonesia dengan mengisi formulir permohonan dan disediakan dan diketik rangkap 4.

  2. Permohonan wajib melampirkan,

    1. Surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui konsultan KI terdaftar suatu kuasa;

    2. Surat pengalihan hak, apabila permohonan diajukan oleh pihak lain yang bukan inventor;

    3. Deskripsi permohonan Paten di buat rangkap 3 dan mencakup,

  1. Judul Invensi, dibuat dalam huruf kapital dan tidak digaris bawah;

  2. Bidang teknik invensi, memuat secara umum dimana invensi ini termasuk di dalam bisang teknik tersebut dengan mengemukakan kekhususannya;

  3. Latar belakang invensi, harus dikemukakan teknologi yang telah ada sebelumnya dan relevan dengan invensi tersebut;

  4. Ringkasan invensi, memuat ciri teknis dari pokok invensi yang diungkapkan dalam klaim;

  5. Uraian singkat gambar (bila di sertakan gambar), memuat keterangan gambar secara singkat;

  6. Uraian lengkap invensi, merupakan suatu pengungkapan invensi yang selengkap lengkapnya, tidak boleh ada yang tertinggal atau tidak diungkapkan;

  7. Klaim (dibuat pada halaman terpisah), memuat pokok invensi dan tidak boleh berisikan gambar atau grafik tetapi dapat memuat tabel rumus matematika atau reaksi kimia;

  8. Abstrak (dibuat pada halaman terpisah), berisi ringkasan dari uraian lengkap invensi dan tidak lebih dari 200 kata.

    1. Gambar, apabila ada dibuat rangkap 3, hanya memuat tanda-tanda, simbol, huruf, angka, bagan, atau diagram yang menjelaskan tentang bagian bagian dari invensi, tetapi tidak boleh terdapat kata kata penjelasan;

    2. Bukti prioritas asli, dan terjemahan halaman depan dalam bahasa indonesia rangkap 4, apabila diajukan dengan hak prioritas;

    3. Terjemahan uraian invensi dalam bahasa inggris, apabila invensi tersebut aslinya dalam bahasa asing selain bahasa inggris, rangkap 2;

    4. Bukti pembayaran biaya permohonan Paten;


  1. Penulisan   deskripsi, klaim, abstrak, dan gambar sebagai mana dimaksud dalam butir 2 huruf c dan d ditentukan sebagai berikut,

    1. Setiap lembar kertas hanya salah satu mukanya yang boleh dipergunakan untuk penulisan dan gambar;

    2. Deskripsi, klaim dan abstrak diketik dalam kertas HVS atau yang sejenis dan terpisah, ukuran A4 berat minimum 80 gram dengan batas sebagai berikut,

  1. Batas atas 2 cm

  2. Batas bwah 2 cm

  3. Batas kiri 2,5 cm

  4. Batas knan 2 cm

    1. Kertas A4 tersebut harus berwarna putih, rata tidak mengkilap dan pemakaiannya dilakukan dengan menempatkan sisinya yang pendek di bagian atas dan bawah (kecuali dipergunakan untuk gambar);

    2. Setiap lembar deskripsi, klaim dan gambar diberi nomor urut angka Arab pada bagian tengah atas dan tidak pada batas sebagaimana yang dimaksud pada butir 3 huruf b (1);

    3. Pada setiap 5 baris pengetikan baris uraian dan klaim, harus diberi nomor baris dan setiap halaman baru merupakan permulaan (awal) nomor dan ditempatkan disebelah kiri uraian atau klaim serta tidak pada batas sebagaimana yang dimaksud pada butir 3 huruf b (3);

    4. Pengetikan harus dilakukan dengan menggunakan tinta (toner) warna hitam, dengan ukuran spasi 1,5 dan huruf tegak berukuran tinggi huruf minimum 0.21 cm;

    5. Tanda-tanda dengan garis, rumus kimia, dan tanda-tanda tertentu dapat ditulis dengan tangan;

    6. Gambar harus menggunakan tinta cina hitam dan cina hitam pada kertas gambar putih ukuran A4 dengan berat minimum 100 gram yang tidak mengkilap dengan batas sebagai berikut,

  1. Batas atas 2,5 cm

  2. Batas bawah 1 cm

  3. Batas kiri 2,5 cm

  4. Batas kanan 1,5 cm

    1. Seluruh dokumen Paten yang diajukan harus dalam lembar-lembar kertas utuh, tidak boleh dalam keadaan tersobek, terlipat, rusak atau gambar yang ditempelkan;

    2. Setiap istilah yang dipergunakan dalam deskripsi, klaim, abstrak dan gambar harus konsisten satu sama lain.

Berapa biaya permohonan Paten?

Biaya permohonan Paten berdasarkan Peraturan Pemerintah RI no 45 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementrian Hukum dan HAM  sebagai berikut,

Bagaimana Prosedur permohonan Paten?

Prosedur permohonan Paten menurut UU Paten No14 Tahun 2001 sebagai Berikut,